VeriSee DR oleh Acer untuk retinopati diabetik • Majalah Gadget

Acer mengumumkan ketersediaan VeriSee DR, solusi diagnostik bantuan AI oftalmik untuk retinopati diabetik (DR), untuk mempromosikan deteksi dini di Filipina dan negara-negara Asia Tenggara (SEA) lainnya. Program ini terdiri dari penggunaan gratis VeriSee DR selama tiga bulan, serta set mouse keyboard antimikroba Acer untuk memungkinkan rumah sakit dan klinik melakukan tes skrining secara lebih efisien. Dengan meningkatnya pasien diabetes, Acer berharap dengan membuat skrining lebih mudah diakses, dapat membantu mendeteksi kasus berisiko tinggi dan berkontribusi pada diagnosis dan pengobatan dini untuk pasien DR.

Dengan populasi yang berkembang pesat lebih dari 680 juta orang di Asia Tenggara, MedTech berkembang pesat di kawasan ini karena pemerintah dan institusi medis mencari solusi perawatan kesehatan yang cerdas. Selain perkembangan ekonomi yang cepat dan perubahan pola makan, banyak negara Asia Tenggara telah lama menghadapi peningkatan jumlah pasien diabetes. Menurut perkiraan terbaru oleh Federasi Diabetes Internasional (IDF), 90 juta orang dewasa (usia 20-79) hidup dengan diabetes di wilayah SEA pada tahun 2021, di mana, 51% atau 46 juta tidak terdiagnosis. Total populasi diabetes dewasa diperkirakan meningkat menjadi 113 juta pada tahun 2030 dan 152 juta pada tahun 2045.

Sebagai salah satu merek TIK terbesar di dunia, Acer memanfaatkan keahlian teknologinya, dikombinasikan dengan AI dan data klinis yang kaya untuk menjaga perusahaan tetap terdepan dalam inovasi dalam perawatan kesehatan. VeriSee DR, sebuah SaMD (perangkat lunak sebagai perangkat medis), adalah produk AI unggulan yang dikembangkan oleh Acer Group. Perangkat lunak ini menggunakan AI untuk menganalisis gambar retina pasien diabetes dengan tingkat akurasi oftalmologi dan memberikan rekomendasi rujukan segera. Ini telah mencapai lebih dari 50% tingkat adopsi di pusat-pusat medis di Taiwan.

Melalui inisiatif ini, VeriSee DR kini memperluas ketersediaannya di dalam negeri. Acer berencana untuk meluncurkan program penyaringan DR di wilayah tersebut pada Q4 2022 – Q1 2023 dan juga akan mempromosikannya ke negara-negara Asia Tenggara lainnya, termasuk Filipina, Vietnam, dan India setelahnya. Tujuan dari program ini adalah untuk memanfaatkan perangkat lunak skrining yang dibantu AI untuk meringankan masalah sumber daya perawatan kesehatan yang terbatas — kekurangan dokter dan untuk meningkatkan efisiensi diagnostik untuk rumah sakit dan klinik setempat. Acer bertujuan untuk membantu mencapai skala skrining DR yang lebih luas, sehingga pasien diabetes dapat menerima perawatan dini untuk menghindari potensi kebutaan.

Untuk rumah sakit dan klinik yang berminat mengikuti program ini, langsung kunjungi tautan di bawah ini dan ajukan lamaran secara online paling lambat 30 September 2022. Formulir Pendaftaran Program Acer DR Screening:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *